Pada kesempatan Gus Cokro Santri ingin mencoba berbagi terkait dengan studi kasus
pemanfaatan metode ruqyah yang terkait dengan permasalahan pekerjaan atau
rezeki.
Ada seorang suami yang memiliki 1 istri dan 2
dengan orang anak, sebut saja Pak Surya, beliau mengeluhkan kondisi
perekonomian keluarganya yang semakin memburuk terlebih lagi setelah sekitar 5
bulan yang lalu beliau di PHK di perusahaan tempat ia bekerja, sempat membuka
usaha percetakan tetapi bangkrut dan selanjutnya untuk kebutuhan hidup
sehari-hari mengandalkan dari uang pesangon yang kian lama semakin menipis,
pekerjaan satu-satunya yang dapat ia lakukan adalah ngojek motor,
sudah banyak lamaran pekerjaan yang ia kirimkan tapi tidak ada hasil sama
sekali sedangkan kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak terpampang didepan
mata, tentu saja hal ini terasa begitu berat dan hati seorang ayah/suami
seperti teriris dan tak berdaya.
Kasus ini memang cukup banyak kami temui
disaat ekonomi secara global memang menurun. kegundahan dan kegelisahan semacam
ini tentu akan mempengaruhi mental, psikologis dan spiritual seseorang untuk
mencari solusi terbaik dan menentukan arah yang tepat agar kita tidak
terjerumus pada dosa dan keburukan yang lebih besar.
Hadirnya pak Surya ke tempat kami kami kira
sebuah langkah yang tepat, ketika kita memiliki permasalahan mengenai apapun
maka kembalilah kita pada Sang Pencipta, tujuan dari sesi ruqyah ditempat kami
adalah 1. Muhasabah diri (intropeksi diri) 2. Tazkiyatunnufus (Membersihkan
Hati) 3. Shahihul Ibadah (Memperbaiki kualitas-kuantitas ibadah) dan 4. Ikhlas
atas ujian Allah.
Dalam setiap permasalahan yang menimpa kita
kita senantiasa berprasangka baik terhadap Allah, tentunya hal tersebut
sifatnya teguran agar kita kembali kepadaNya, berdasarkan penuturan Pak Surya
berikut ini ada bebrapa point akar masalah yang menyebabkan masalah2 tak
kunjung henti menimpa.sbb :
1. Beliau pernah melakukan
kecurangan/memanfaatkan posisinya untuk keuntungan pribadi.
2. Sering sekali membohongi istrinya
3. Terjerat dana rentenir (RIBA)
4. Suka memakan/minuman yang haram
Beberapa point diatas memang perkara yang
cukup besar dan sangat berpotensi menjadi sebab terhalangnya rezeki.
Sebelum proses ruqyah dimulai kami menuntun
beliau untuk bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenarnya, kemudian
berjanji meminta maaf kepada orang yang pernah di dzalimi dan ber azzam untuk
melepaskan diri dari perbuatan RIBA.
Sebelum proses ruqyah kami sarankan beliau
untuk Shalat sunnah Taubat 2 rakaat.
Proses ruqyah dilakukan sekitar 1 jam, awalnya
dada terasa panas dan berdetak kencang, lalu terasa mengantuk yang sangat
seolah2 mau pingsan, sedikit mual dan pusing. setelah sesi ruqyah selesai
badannya terasa ringan dan pusingnya hilang. setelah berbincang singkat pak
surya mohon diri untuk pamit pulang dan kami sarankan untuk banyak berdo'a.
Alhamdulillah 1 atau 2 minggu kemudian pak
surya menghubungi kami bahwa beliau sudah diterima bekerja disebuah perusahaan
besar di wilayahnya, Alhamdulillah...
Ketika Dunia terasa sempit dan hampa, maka tempat kembali yang
sesungguhnya adalah Al Malik, Allah lah raja diraja yang Maha memiliki kerajaan
baik yang dilangit dan maupun di bumi. Aminn

Tidak ada komentar:
Posting Komentar