Kamis, 15 Juni 2017

Waspadalah dan Kenali Ciri-Ciri Rumah Tangga Disusupi Jin

Memiliki keluarga yang sakinah atau harmonis merupakan dambaan setiap pasangan suami istri, akan tetapi untuk mewujudkannya bukanlah hal yang mudah. Di tengah arus kehidupan seperti sekarang ini, jangankan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, untuk dapat mempertahankan keutuhan rumah tangga saja sudah merupakan sebuah prestasi. Sudah saatnya bagi kita semua untuk merenunginya, melakukan refleksi diri, apakah kita sudah berjalan pada koridor yang diinginkan oleh Allah dalam menjalakan kehidupan berumah tangga ataukah belum.

Pada sebagian kasus gangguan jin, bisa berupa sakit, keharmonisan rmh tangga bahkan hingga usaha, bersumber di rumah.
Artinya sumber gangguan tsb ada di rumah. Hal ini yang menyebabkan saat kita ruqyah di tempat peruqyah, tidak membawa hasil maksimal. Kenapa sumber gangguan ada di rmh? adakah isyarat dalam pernyataan Nabi?

Mari simak hadits ini

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « الشُّؤْمُ فِى الدَّارِ وَالْمَرْأَةِ وَالْفَرَسِ ».

Dari Abdulloh bin Umar berkata: “Saya mendengar Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Kesialan itu dalam tiga perkara: kuda, wanita, dan *rumah*.’”[ HR. Bukhori: 2858 dan Muslim: 2225]

Dalam hadits ini, Nabi meng-isyaratkan bahwa diantara sumber masalah adalah rumah kita.

Ada beberapa pendapat yang kuat yang merinci bahwa kesialan itu ada dua macam:

a. _Kesialan yang haram_, seperti keyakinan orang-orang jahiliah yaitu pada hal-hal tertentu yang dianggap membawa sial, berpengaruh pada keadaan, berpengaruh kebaikan dan keburukan, sehingga menghalangi mereka dari keinginan dan tekad mereka. Imam Nawawi berkata tatkala menjelaskan segi kesyirikan thiyaroh: “Sebab mereka berkeyakinan benda tersebut berpengaruh untuk maju mundurnya suatu keinginan.” [Syarh Muslim 14/471] (misalnya meyakini angka sial, hari sial dll)

b. Kesialan yang dibenarkan yakni kesialan yang telah ditetapkan dalam hadits.
Kesialan yg dimaksud dalam hadits adalah apa apa yang membuat hati seseorang benci, tidak suka pada hal-hal tertentu setelah terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan padanya.

Maksudnya,

1. Kesialan ini tidak muncul kecuali setelah terjadinya kemadhorotan yang berulang-ulang. Seandainya seorang merasa terkena madhorot dari sesuatu, maka boleh baginya untuk meninggalkannya.

2. Kesialan ini muncul karena adanya sifat yang tercela (dari apa yg dianggap sial tsb), berbeda dengan kesialan terlarang (keyakinan jahiliyah) yang biasanya muncul karena sebab yang tidak jelas, seperti membatalkan rencana bepergian gara-gara melihat seekor burung.

3. Dampak dari kesialan ini adalah meninggalkan, dengan tetap berkeyakinan bahwa hanya Alloh saja yang menciptakan dan mengatur kebaikan dan keburukan.

Kesialannya bukan karena zat benda tersebut memiliki pengaruh, melainkan karena apa yang Alloh takdirkan pada benda tersebut berupa kebaikan dan kejelekan. .

Hal ini diperkuat oleh hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang berkata kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam: _“Wahai Rosululloh, dahulu kami berada di rumah dan jumlah kami serta harta kami banyak, tatkala kami pindah rumah lain, jumlah kami dan harta kami menjadi sedikit.”_ Lalu Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: _“Tinggalkan rumah tersebut.”_[HR. Abu Dawud: 3917, al-Bukhori dalam Adabul Mufrod: 918]
Dari hadits diatas ada kah kaitannya dengan masalah yang sedang kita hadapi?

Dalam kasus ruqyah seperti ini kita temui kondisi seperti berikut :

a. Kita mengalami sakit dan banyak masalah setelah pindah ke rmh baru.

b. Sakit yang kita alami lebih sering kambuh saat ada di rumah, saat diluar rumah sehat dan lebih baik

c. saat ruqyah ke tempat peruqyah tidak terlalu signifikan hasilnya

d. setelah pindah di rmh baru mulai muncul perubahan sifat dan perilaku, semangat ibadah menurun, konflik dalam keluarga, sering gelisah ketika tidur, sering melihat penampakan, sakit bergiliran dll.

Jika hal-hal diatas terjadi dalam diri dan keluarga kita maka lakukan hal berikut :

a. Bersihkan rumah dari benda-benda ke syirik an, foto-foto.

b. ruqyahlah rumahnya.

c. lakukan ruqyah bersama keluarga di rumah, jangan ke klinik ruqyah (mintalah peruqyah ke rumah utk ruqyah brsama)

d. hidupkan sunnah-sunnah di rumah, spt sholat sunnah, tilawah. dll

e. isi kegiatan di rumah dg kegiatan syiar dan da'wah.

f. hindari konflik dalam keluarga, dan membiasakan diri bersikap lebih lembut, dan meminta maaf.

                                         Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189

Ruqyah Serangan Sihir Penghancur Rumah Tangga

Dalam menjaga mahligai rumah tangga sangatlah penting. Tetapi kita terkadang tidak menyadari bahwa kondisi di dalam rumah kita selama ini rawan disusupi untuk dijadikan sarang jin. Atau gangguan mereka sudah terlanjur datang dan mereka telah melakukan serangan, baik kepada diri kita maupun kepada anggota keluarga lainnya. Jika demikian keadaannya, lakukanlah tindakan pembersihan. Bagaimana caranya? 





“SESUNGGUHNYA Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian mengirim pasukannya. Dan yang paling dekat kepada iblis dari pasukannya adalah setan yang bisa membuat fitnah yang paling besar. 
Salah satu dari mereka datang dan berkata, ‘Aku telah berbuat ini dan ini.’ Iblis berkata, ‘Kamu belum berbuat apa-apa.’ Kemudian datang setan lain dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya sampai aku bisa memisahkan antara dirinya dengan istrinya.’ Maka iblis mendekatkan setan tersebut kepada dirinya dan berkata, ‘Sebaik-baik (pasukanku) adalah kamu’,” (HR Muslim No: 7284). 

Misi utama sihir ini adalah untuk mencerai beraikan, menggagalkan atau menghancurkan harmonisasi sebuah
hubungan sosial manusia, baik antara ayah dan ibu-bapaknya, akad bisnis-jual beli atau perniagaan, hingga
menceraikan pasangan suami istri yang syah.



Ciri-ciri korban sihir ini:
- Perubahan sikap yang drastis, dari suka jadi benci, membenci dan mencurigai semua orang yang
menolongnya, pembatalan sepihak dalam akad jual beli.
- Terjadi perselisihan, pertikaian, pertengkaran dalam rumah tangga disebabkan hal kecil, suami-istri tidak
betah dirumah, suasana rumah menjadi panas.


Cara Pengobatannya
1. Lakukan muqodimah ruqyah.

2. Gunakan dengarkan Ayat-Ayat Ruqyah secara Lengkap bisa di   

Kendalikan agar tidak kesurupan (lihat tehnik ruqyah tanpa kesurupan). Lakukan tiap hari hingga 30 hari. Sebaiknya minta suami untuk meruqyahnya dengan meletakan tangan dikepala anda membacakan Ayat-ayat Ruqyah legkap dan ulang-ulang bagian ayat al Baqarah 102. Jika jinnya bicara, suruh dia keluar dan tanganilah seperti biasa.



3. Jika saat dibacakan terjadi reaksi keras, maka ulangi hingga 3 kali putaran. Dengarkan surah As Shafaat dan Ayat Kursi setiap selesai shalat dan lakukan tutorial Ruqyah Mandiri ke 1, “Membangun Ritual Sunnah”
Selama 30 Hari. Sakit biasanya akan bertambah 10 hingga 15 hari kedepan, dalam kondisi ini jangan heran
karena ia adalah bagian dari proses penyembuhan. Insya Allah di minggu ke 3 rasa sakit akan berkurang dan
perlahan sirna. Allahuakbar!



4. Jika belum sembuh setelah satu bulan, baca surah As Shafaat, Yasiin, Ad-Dukhan dan Al Jin setiap hari
hingga sembuh.  



5. Berkumpullah dengan orang salih dan hindari maksiat.

Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahnya kepada setiap suami-istri untuk menjaga keluarga mereka dari godaan pihak-pihak yang ingin ikut campur dan merusak hubungan mereka berdua. Gangguan jin, sihir, tenung, dan santet dalam kehidupan manusia. 

Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189

Rabu, 14 Juni 2017

Rejeki dan Jogoh Terhalang Ulah Jin?

Beberapa kali Gus Cokro Santri mendapati pertanyaan tentang hal ini yakni, klaim sebagian orang bahwa mereka mampu melakukan hal yang sangat ‘luar biasa’ yakni menutup jodoh dan rizki orang lain. Atau pernyataan sebagian orang bahwa jin telah menutup jodoh dan rizki seseorang. Klaim ini terdengar sangat menakutkan terutama bagi orang-orang yang kebetulan sedang mengalami kesulitan rizki, terlilit hutang atau mereka yang kebetulan belum bertemu dengan jodohnya padahal usia telah beranjak semakin tua.
Sedemikian luar biasanya kah kemampuan jin dan dukun itu hingga mampu mencegah datangnya rizki dan jodoh padahal keduanya adalah takdir alias wilayah kekuasaan ALLAH. Mungkinkah jin dan dukun itu mengintervensi kekuasaan AllAH swt ? Disinilah pemahaman dan akidah kita dipertaruhkan.
Baiklah, mari kita lihat penjelasan Al Qur’an tentang fenomena mencegah atau menutup rizki, dan jodoh.
1.    QS. Al Mulk : 21
Atau siapakah yang dapat memberimu rizki jika DIA menahan rizki NYA ? bahkan mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri dari (kebenaran).
1.    QS. Al Fajr : 16
Namun apabila Tuhan mengujinya dan membatasi rizkinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinakanku.
1.    QS An Naba : 8
Dan kami menciptakan kamu berpasang- pasangan.
 Jika kita renungkan 3 ayat diatas maka akan terlihat dengan sangat jelas bahwa rizki dan jodoh adalah wilayah kekuasaan AllAH SWT, DIA-lah yang memiliki rizki, DIA yang membagikannya dan DIA pula-lah yang berkuasa menahan atau membatasinya. Demikian juga dengan jodoh adalah kekuasaan NYA. Keduanya mutlak milik NYA tanpa ada yang dapat mengintervensi. 3 ayat diatas sangat gamblang bagi kita.
Fenomena terhalanginya rizki memang benar adanya dan terlihat dari ayat diatas, tetapi yang mampu melakukannya adalah ALLAH SWT, sang Pemilik rizki, bukan jin apalagi dukun. Ayat-ayat tersebut sangat jelas menyebutkan siapa penguasa rizki dan jodoh itu. Kemampuan dukun dan jin untuk menutup rizki tidak pernah disinggung dalam ayat itu atau ayat ayat lain. Karena memang mereka tidak pernah mampu melakukannya.
Terhalangnya rizki, benar adanya dan dijelaskan dalam ayat diatas. Pertanyaannya, mengapa Alloh menutup, menghalangi atau membatasi rizki kita ?
QS  Nuh : 10-12
“Maka aku berkata kepada mereka, ”mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, DIA Maha Pengampun.”
“Niscaya DIA akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu”
“Dan DIA memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”
Ayat diatas menjawab pertanyaan kita mengapa jodoh dan rizki kita terhalang. Ayat tersebut menjelaskan hikmah istighfar dan memohon ampun yakni dapat mendatangkan hujan, mendatangkan rizki, memiliki keturunan, menyuburkan lahan. Intinya adalah kemudahan dan jalan keluar atas permasalahan hidup kita terselesaikan dengan istigfar dan taubat kita.
Jika pemahaman ini kita balik maka sebenarnya yang menyebabkan rizki kita terhalang, munculnya kesulitan hidup adalah karena dosa dan kesalahan kita kepada ALLAH SWT. Jika kita membaca keseluruhan ayat dalam Surat Nuh mulai ayat 1, maka kita akan mendapati bahwa perintah istigfar tersebut karena adanya dosa dan kedurhakaan yang dilakukan oleh umat Nabi NUH as.
Silahkan anda buka kitab kitab para ulama tentang hikmah taubat dan istigfar, maka kita akan menemukan hikmah yang kurang lebih akan senada dengan surat Nuh diatas.
Inilah penghalang rizki yang hakiki. Karena dosa kita-lah, yang membuat Pemilik rizki menahan rizkiNYA.
Lalu bagaimana penjelasan terhadap anggapan bahwa jin dapat menghalangi jodoh dan rizki kita ?
Hhmm..Anda mungkin akan mengernyitkan dahi membaca penjelasan saya setelah ini, atau bahkan tertawa. Iya, karena memang diluar dugaan kita…..inilah yang sebenarnya dilakukan oleh jin itu. Jin itu tidak sedramatis yang kita bayangkan.
1. Menghalangi jodoh
Sebenarnya yang dilakukan jin pada 2 orang laki-laki dan wanita yang akan menikah atau sedang ta’aruf adalah seperti ketika anda sedang dimintai pendapat teman anda tentang wanita yang ingin dinikahinya atau ingin didekatinya. Apakah anda bisa membayangkannya?
Ok contoh riil begini. Teman wanita anda sedang minta pendapat anda tentang seorang laki-laki yang akan meminangnya. Padahal anda menyukai wanita itu, dan anda tidak termasuk orang yang jujur. Kira-kira apa yang akan anda katakan ? saya yakin anda akan mengatakan pada wanita itu bahwa lelaki yang akan meminangnya bukanlah jodoh yang tepat, bahkan bila perlu anda akan menjelek-jelekannya. Intinya agar wanita itu semakin ragu dan mengurungkan niatnya.
Jika anda kebetulan mengenal si laki-laki maka mungkin anda akan mendatangi rumah si laki-laki itu dan berusaha untuk membuat laki-laki tersebut membatalkan pinanganya, dengan cara menyampaikan berita bohong dan keragu-raguan. Targetnya sama yakni si laki-laki itu mengurungkan niatnya.
Nah, pahamkah anda sekarang ?
Jadi, sebenarnya persis seperti itulah yang dilakukan jin untuk menghalangi perjodohan.
1.    jika gangguan jin terjadi pada salah satu, yaitu si lelaki atau wanitanya saja maka jin itu akan berupaya membuat ragu agar pernikahan tidak terjadi, mungkin membuatnya selalu bimbang, membuatnya sulit memahami orang lain hingga sulit berteman, sulit bergaul, lebih nyaman berteman dengan sesama jenis, atau membuatnya tiba-tiba membenci laki-laki yang berusaha mendekatinya.
2.    Jika gangguan jin terjadi pada kedua orang tersebut sekaligus maka jin itu tidak hanya membisikan keraguan tetapi jin itu bisa menampakan diri dalam wajah si laki-laki atau si perempuan sehingga ketika mereka bertemu wajah seolah berubah. Jika jin berulah di tubuh si perempuan maka mungkin si laki-laki akan melihat wajah wanita tersebut aneh atau menakutkan, atau mengeluarkan bau tidak sedap, atau bahkan jin si perempuan itu akan datang dalam mimpi si laki-laki dan jin itu mengancam jika sampai pernikahan terjadi.
jika si laki-laki termasuk orang yang baik dan tidak ada gangguan jin dalam tubuhnya maka laki-laki itu tidak akan melihat penampakan wajah yang dilakukan oleh jin yang ada dalam tubuh wanita itu.
Saya pernah menemui seorang wanita yang salah satu keluhann
ya adalah wajahnya terlihat tua oleh sebagian orang. Tetapi selama proses ruqyah saya tidak melihat wajah tua itu, wajahnya terlihat biasa saja. demikian pula dengan orang-orang yang hadir didalm ruqyah itu, mereka tidak melihatnya.

Dari kejadian itu saya mengambil kesimpulan bahwa jin lebih mudah berulah pada orang yang sudah ada jin dalam tubuhnya. Oleha karena itu, jika anda seorang wanita yang sedang mengalami gangguan jin, dan suatu saat ada seorang laki-laki ingin melamar anda, tiba tiba dia mengurungkan niat karena melihat wajah anda aneh, atau tiba-tiba ia membenci anda maka bersyukurlah. Karena laki-laki tersebut termasuk mudah dikerjai oleh jin dan kemungkinan besar dalam tubuhnya juga sedang terdapat jin.
Jika kita perhatikan penjelasan diatas maka sebenarnya yang dilakukan oleh jin itu tidak lebih canggih dari yang kita lakukan untuk menggagalkan niat seseorang. Jin itu sama sekali tidak bisa mencegah takdir. Jin itu hanya berupaya agar tubuh yang ditempatinya selalu ragu, tidak mantap, membenci setiap lawan jenis yang berusaha mendekatinya, membuatnya mudah salah paham dengan lawan jenis hingga tidak bisa berteman dengan lawan jenis. Atau dia berusaha menampakan diri pada orang yang berusaha mendekati tubuh yang ditempatinya. Terutama JIKA orang yang ditampaki tersebut sedang mengalami gangguan jin pula. Karena jin jauh lebih mudah menampakkan diri pada orang yang ada gangguan jin dalam tubuhnya.
Namun jika wanita atau laki-laki itu berpegang teguh pada syariat, mengikuti pendapat hasil musyawarah, mengikuti orang tua dan istikhoroh maka pernikahan tetap bisa terjadi walaupun bujukan jin itu tetap ada. Jadi jin itu hanya membisikan sedangkan keputusan ada ditangan wanita atau lelaki itu. Jika pemahamanya kuat, maka dia akan mengabaikan bisikan itu.
Misalnya, bisikan jin dalam batinnya mengatakan batalkan pernikahan, tiba-tiba membenci si pelamar bahkan dia melihat wajah lelaki itu menakutkan. Tetapi semua orang mengatakan bahwa lelaki itu sholih, nasabnya baik, orang tua juga berpendapat baik, musyawarah keluarga mengatakan laki-laki itu baik, semua teman mengatakan lelaki itu baik. Maka jika wanita itu berpegang teguh pada syariat yakni mengikuti hasil musyawarah, maka dia tetap akan menerima lelaki itu menjadi suaminya walaupun bisikan jin itu ingin menggagalkan dan walaupun wajah lelaki itu nampak buruk. Musyawarah adalah bagian dari syariat dan dapat menjadi hujjah / dasar perbuatan sedangkan perasaan tidak dapat menjadi dasar perbuatan. Tentu dengan catatan bahwa musyawarah tersebut dilakukan dengan ikhlas, memohon pertolongan Alloh, jernih, obyektif dan dengan data informasi yang lengkap dan valid.
Jadi kemampuan jin itu hanyalah sebatas memberikan keraguan dalam batin kita sebagaimana bujuk rayu seseorang pada diri kita, dia tidak pernah mampu menghalangi jodoh kita dalam arti sebenarnya. Karena jodoh adalah ketetapan dan kekuasaan ALLAH SWT.
2. Menghalangi rizki
Jika kita memahami pembahasan diatas maka kita akan memahami cara kerja jin untuk menghalangi rizki kita. Cara kerjanya sama seperti menghalangi jodoh.
Jin itu berupaya membisikan keraguan, kebimbangan dalam melangkah dan memulai usaha, sulit untuk berpikir jernih dalam mencari rizki, ada dorongan sangat kuat untuk mencari rizki dari kerja yang haram, sulit bergaul, sulit konsentrasi, mudah putus asa, fisik lemah, mudah salah paham, mendorong agar tidak amanah, dan lain-lain. Intinya jin itu berupaya agar kita lemah dalam berikhtiar mencari rizki.
Jadi itulah ulah yang dilakukan jin, sungguh mereka tidak pernah bisa menghalangi rizki kita dalam arti sebenarnya. Karena rizki ada dalam kekuasaan NYA. Maka jika kita sedang menghadapi kesulitan, sebenarnya bukanlah ulah jin tetapi mungkin karena ada dosa dan kedurhakaan kita kepada sang Pemilik Rizki baik dosa yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Langkah terbaik adalah memperbanyak taubat dan istighfar BUKAN melakukan ritual tolak bala, ritual membuang sial, ruwatan atau menggunakan jimat keberuntungan.
Dengan memahami ini, saya berharap kita tidak lagi menganggap jin (syetan) dan para sekutunya (dukun) adalah makhluk yang memiliki kemampuan luar biasa hingga bisa melampaui wilayah kekuasaan Alloh SWT. Mari kita pahami bahwa mereka tidak lebih adalah makhluk berakal yang masih memiliki keterbatasan sebagai makhluk. Diantara jin itu ada yang beriman dan ada pula yang durhaka sebagaimana manusia.
Kuatkanlah pemahaman kita tentang akidah yang lurus, berkomitmen terhadap pengamalan syariat dalam kehidupan sehari – hari, dan selalu gunakan akal yang jernih untuk memutuskan sesuatu. Semua ini adalah benteng untuk mengatasi bisikan dan tipu daya syetan.
                                    
Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189

Ruqyah Enteng Jodoh

Ruqyah dalam bahasa Arab disebut Al-Audzah (mantra, doa perlindungan). Sedangkan secara syariat, Islam ruqyah merupakan bacaan ayat suci Alquran atau doa dari nabi Muhammad, atau doa perlindungan yang dibacakan kepada orang yang sakit agar sehat, dan sebagai penjagaan bagi yang sehat.

Ruqyah sudah ada sebelum nabi Muhammad SAW, namun setelah kedatangan nabi, ruqyah yang mengandung kemusyrikan dihilangkan.

Dalam sebuah hadis disebutkan, "Perlihatkanlah kepadaku ruqyah kalian, tidak apa-apa ruqyah (membaca doa perlindungan) selagi tidak ada kemusrikan di dalamnya."

Konon, yang datang berkunjung ke
Ruqyah Center Gus Cokro Santri adalah masyarakat yang sedang mengalami himpitan hidup yang tak bisa mereka pecahkan sendiri, yakni dua alasan, yakni mengalami sakit medis dan sakit nonmedis.

Sakit nonmedis biasanya ditandai dengan gejala medis, namun tak kunjung sembuh setelah beberapa kali melalui pengobatan medis atau setelah selesai menjalani pengobatan akan kambuh kembali.

Dari berbagai kasus yang ditangani
Gus Cokro Santri, pasien yang datang dengan gangguan mahluk halus seperti jin akan timbul reaksi setelah diruqyah. Indikasinya tampak seperti sakit medis, seperti pusing, sakit perut, di punggung panas, dan dada sesak.

Bahkan ada juga pasien yang melakukan ruqyah karena mendapatkan gangguan seperti sihir dan guna-guna. Atau anak kecil yang mengalami gangguan seperti sawan akibat adanya gangguan jin seperti rewel, dan terus menangis.

Ada lagi kasus yang terjadi pada wanita seperti kesulitan mendapatkan jodoh. Sulit mendapatkan jodoh juga bisa disebabkan gangguan jin, sebab pada dasarnya ada dua golongan jin yang mengganggu manusia, yakni jin karena disuruh seseorang dan jin merasa dizolimi oleh manusia sehingga menyerang orang yang menzolimi.

Alasan lainnya, karena bangsa jin menyukai manusia sehingga menghalangi upaya manusia untuk mendapatkan jodoh, baik itu kepada pria maupun wanita. Berdasarkan pengalaman, hal ini terjadi pada seseorang yang sering melamun.

Jin masuk ke dalam tubuh manusia, juga karena merasa dipanggil dengan penggunaan amalan tertentu. Meskipun niatnya baik, namun ternyata justru mengundang jin untuk datang.

Sedangkan alasan medis yang justru datang untuk mendapatkan ruqyah seperti sakit kepala, tumor hingga stroke.

Permintaan ruqyah di tempat ini per bulan mencapai 100 pasien, sebagian besar mereka menderita gangguan nonmedis. Untuk pasien perempuan kasus yang sering terjadi terkait masalah jodoh.

Sebelum ruqyah sebenarnya tidak ada syarat khusus bagi pasien, namun dianjurkan dengan berwudhu karena akan menjalani pengobatan dengan ayat Al-Qur'an. Bahkan bagi wanita yang sedang haid tidak bermasalah jika ingin menjalani ruqyah.

Efek setelah diruqyah menurut
Gus Cokro Santri pasien akan merasa tenang, dan tubuh lebih ringan serta emosi yang lebih terkendali.

Proses ruqyah sebenarnya juga bergantung pada keikhlasan pasien yang ingin mengeluarkan gangguan dari dalam dirinya.

"Pertama dia ikhlas, dan pasrah kepada Allah ingin sembuh dan berusaha cari kesembuhan dan yang pasti Allah berkehendak," ujarnya.

Jika belum diberi kesembuhan biasanya disebabkan berbagai hal, seperti ujian dari Allah, usaha untuk sembuh yang masih kurang dan takdir. Ia mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti ruqyah syar'iyah atau ruqyah yang diajarkan Rasullulah, biasanya mempunyai ciri menggunakan hadits Nabi dan ayat suci Al-Qur'an. Penggunaan bahasanya pun dipahami maknanya meskipun bukan bahasa arab, dan diyakini yang menyembuhkan adalah karena Allah. Hal ini yang membedakan dengan ruqyah syirkiyah yang dilarang dalam agama islam
 

                                    Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189



Ruqyah Anak Hiperaktif

Harapan setiap orang tua adalah dikaruniakan anak - anak yang shalih dan shalihah sebagai penyejuk hati, sebagai mana terkandung dalam Al Quran surat Al-Furqan: 74, doa yang senantiasa dipanjatkan:

" رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا..."
" Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa "

Namun kehidupan di dunia ini adalah menjadi ujian bagi kita orang - orang yang beriman, ada kalanya ujian berupa kesenangan, ada kalanya ujian juga berupa kesedihan atau kesempitan.

" كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ "
“ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan ” (Al Quran surat Al Anbiya : 35)

Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

" Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat Keridhoan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan Kemurkaan-Nya "
(HR. at-Tirmidzi no. 2396 dan Ibnu Mâjah no. 4031)

Beberapa orang tua datang untuk meminta ruqyah untuk anaknya. Ada yang datang karena anaknya hiperaktif, rewel, bandel, indigo, autis, nakal, sakit atau demam. Memang beberapa tingkah laku anak yang aneh atau diluar fitrohnya anak bisa jadi disebabkan karena gangguan syaithan jin, namun bisa juga disebabkan karena murni gangguan medis atau psikis.

Berikut ini adalah cara ruqyah anak bagi orang tua yang sedang diuji dengan kondisi anak yang hiperaktif, rewel, bandel, indigo, autis, nakal, sakit atau demam. Cara Ruqyah Anak ini dapat dilakukan oleh Ibu atau orang tua kepada anak setiap hari hingga Allah karuniakan kondisi yang lebih baik.

1. Rutinkan shalat malam / tahajjud lalu memanjatkan do'a :

 رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا
" Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong " (Al Quran surat Al Isra : 80).

2. Jangan biarkan setiap malam berlalu tanpa bermunajat kepada Allah bahwa kita Ridho terhadap ujian anak adalah ketetapan Allah. Contoh do'a yang bisa dibaca sebelum tidur yaitu:
" Allahumma aku bersaksi kepada-Mu bahwa aku ridho kepada anak - anakku (sebutkan nama anak satu persatu) dengan ridho yang paripurna, ridho yang sempurna, dan ridho yang paling lengkap. Maka hamba memohon kepadamu Robbana untuk menurunkan Keridhoan-Mu kepada mereka demi ridhoku kepada anak - anakku ".

atau dengan do'a yang semisal dengannya.

3. Lakukan teknik Ruqyah "Baca, Tiup, Usap dan Tarik" selama 10 - 15 menit setiap saat anak - anak terlelap tidur di malam hari.
a. Baca secara jahr ayat Al Quran: Surat Al Fatihah, Ayat Kursy, Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas. Diulang 3x atau bebas.
b. Setiap selesai membaca Surat tersebut, tiupkan nafas dari mulut ke kedua telapak tangan.
c. Usapkan kedua telapak tangan  ke sekujur tubuh anak, mulai dari wajah, kepala, dada, perut dan bagian tubuh lainnya.
d. Genggam telapak tangan di atas wajah / dada / perut / dibagian tubuh yang telah diketahui ada penyakit, kemudian tarik seolah - olah menarik sumber gangguan baik syaithan jin atau penyakit keluar dari tubuh anak. Bangun niat yang kuat memohon pertolongan Allah untuk menarik suber gangguan.

4. Sediakan air se botol sebagai bekal anak sehari - hari. Bacakan secara jahr dan tiupkan di atas air sebotol tersebut dengan Surat Al Fatihah, Ayat Kursy, Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas. Diulang 3x atau bebas.

InsyaAllah dengan ikhtiar tersebut, Semoga Allah karuniakan kesembuhan kepada anak - anak hingga kembali kepada fitroh penciptaannya.


                                Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189

Meruqyah Tempat Usaha, Rumah, Kantor dll


Ruqyah Juga bisa dibaca  pada suatu tempat untuk berlindung dari kejahatan jin dan syetan pengganggu atau mengusir mereka dari tempat tinggal kita, kantor kita, ruko kita, tempat usaha kita, toko kita. Rasulullah mencontohkan kepada kita saat memasuki daerah lain, atau tempat yang belum pernah kita datangi, atau menempati ruamh yang sudah lama di kosongkan dengan mengucapkan basmalah, serta berdoa,

"Ya Allah , sesungguhnya saya mohon kepada-Mu kebaikan waktu masuk dan waktu keluar, dengan nama Allah kami masuk dan dengan nama Allah kami keluar dan kepada Allah kami bertawakkal. " ( HR. Abu Daud )

Di tambah sengan do'a

"Aku Berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan yang telah di ciptakan-Nya." ( HR. Muslim )

Rasulullah juga memberikan tips kepada ummatnya apabila rumah mereka, tempat usaha, kantor, toko, ruko mereka di jadikan hunian oleh jin-jin pengganggu , agar terbebas dari gangguan mereka, hendaklah di bacakan di dalamnya Al-Baqarah dari awal sampai akhir. Beliau Bersabda, " Janganlah menjadikan rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya syetan lari dan kabur dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al-Baqarah." (HR Muslim).

Itulah cara mengusir jin dari rumah, kantor, tempat usaha, ruko, toko, dan sebagainya yang benar dan bukan dengan dukun bersorban sekalipun atau memendam sesuatu dan menggantung jimat.

Info ingin diruqyah, pelatihan ruqyah, ruqyah massal, masjid, komunitas, kantor, sekolah, instasi pemerintah, kampus dll. Segera Hub:

Gus Cokro Santri, Ruqyah Center:

Jl. Raya Condet.GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No. 31 Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang Naga Baja) Phone 08159852189

Senin, 05 Juni 2017

Ruqyah Center, Gus Cokro Santri

Gus Cokro ST
Ruqyah Center Gus Cokro Santri merupakan penyembuhan method terapi ruqyah syariah yang sesuai dengan ajaran Islam dan Sunnah.Merupakan sebuah terapi untuk mengatasi gangguan sihir, jin, santet, teluh dan bahkan beberapa penyakit kejiwaan seperti: gangguan kecemasan yang berlebihan, gangguan kehilangan kesadaran juga dapat dibantu kesembuhannya dengan ruqyah syariah. Ruqyah ini juga dapat mengruqyah gedung, bangunan, rumah, toko dan sebagainya

Hidup di dunia ini memiliki banyak persoalan yang harus dihadapi. Tapi saudaraku kita sebagai manusia terlahir ke dunia dengan banyak kelebihan di bandingkan makhluk Tuhan lainnya, maka kita harus semangat menjalani kehidupan ini dengan semua tantangan yang harus kita hadapi.

Tak perlu lari dari masalah bila kita sedang bermasalah. Untuk apa berlari tapi kita tak bisa bersembuni? Kita akan semakin kesulitan menyelesaikan satu masalah bila lari darinya. Jngan berputus asa karena itu dosa.
Allah swt berfirman dalam Alqur’an surat Yusuf ayat 12. Yang artinya: Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tidaklah berputus asa melainkan orang-orang kafir.

Maka dari itu saudaraku, janganlah menyerah dan bangkitlah kembali bila sedang terjatuh. Mari kita melangkah dan kembali berjalan meski harus menghadapi onak dan duri.
Banyak rintangan yang kita temukan di jalan yang berbatu dan berlubang. Tapi, tetap yakin bahwa kita akabn menemukan jalan yang mulus. 

Pasien Ruqyah
Andai pun kita harus menyebrangi sungai, berenang di lautan, dan mendaki gunung yang terjal sekalipun, tetaplah yakin bahwa semua persoalan pelik yang kita hadapi hari ini akan hilang. Semuanya akan berganti dengan kebahagiaan yang hakiki. Kita tak perlu menginagt banyak persoalan pahit di masa lalu. 

Mari kita manfaatkan mereka meskipun tidak bisa mengubah apa-apa, karena hal ini penting dalam upaya membangun masa depan yang lbih baik seperti yang kita mau. Ingatlah pepatah orang bijak bahwa pelaut ulung tidak pernah di lahirkan di laut yang  tenang.

Jadi, tetaplah semangat menjalani hidup dengan berdoa dan berusaha, teruslah ikhtiar penuh keyakinan akan berhasil mendapatkan solusi dan Ridho Tuhan YME. Aamiinn

                                     Ruqyah Center, Gus Cokro Santri          
Alamat: Jl. Raya Condet. GG Kweni. RT: 01. RW: 03. No.31. Balekambang, Jakarta Timur (Seberang SPBU – Belakang MEGA BAJA) Phone 08159852189



















Memahami Pengertian Ruqyah Syariah

Penegertian Ruqyah menurut bahasa : mantera, jampi-jampi atau bacaan.
Pengertian menurut kaidah syar'i :Ruqyah Syariah adalah sebuah terapi pengobatan dengan cara membacakan ayat-ayat suci Alquran dan doa-doa perlindungan yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW
Manfaat Ruqyah : untuk penjagaan, perlindungan, pengobatan dan penyembuhan baik untuk diri sendiri maupun orang lain dari berbagai gangguan dan penyakit medis dan non medis. Ruqyah syariyah merupakan bagian dari syumuliyah Islam yang dapat digunakan untuk media dakwah sehingga diharapkan terapi ruqyah yang dilakukan tidak keluar dari bingkai dakwah Islam.
Pengobatan ruqyah sebenarnya sudah ada sejak masa sebelum Islam. Kemudian Rasulullah saw menetapkan ruqyah yang dibolehkan dan ruqyah yang terlarang. Seiring dengan perkembangan zaman pengobatan ruqyah mengalami pasang surut, dan akhir- akhir ini ruqyah syariyah marak kembali dan meluas ke daerah-daerah bahkan masuk ke media televisi, koran dan majalah. Realitas ini sangat menggembirakan karena ada satu lagi sarana yang dapat digunakan untuk media dakwah Islam.
Landasan ruqyah terdapat di dalam Alquran dan Assunnah, diantaranya ialah :
1. Alquran surat Al-Isra’ ayat 82 :
yang Artinya : "Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah bagi orang- orang dzalim selain kerugian."
2. Alquran surat Yunus ayat 57 :
yang Artinya : "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman."
3. Alquran surat Fushshilat ayat 44 :
yang Artinya : … … .."Katakanlah, Alquran itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman" … 
4. Hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Sa’ id Alkhudri :
yang Artinya : Dari Abi Said Alkhudri ra, beliau berkata, ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat, maka datanglah seorang wanita dan berkata, ‘ sesungguhnya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami sedang tidak ada, apakah ada diantara Kalian yang bisa meruqyah ? ’ maka bangunlah seorang dari kami yang tidak diragukan kemampuannya dalam ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh. Kemudian dia diberi 30ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ‘ apakah Anda bisa ? apakah Anda meruqyah ? ’ ia berkata :‘ Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Alfatihah’ . Kami berkata : ‘ Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya kepada Rasulullah saw. Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada Nabi saw,Dan beliau bersabda : ‘ Tidakkah ada yang tahu bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah ( kambing itu) dan jadikan aku satu bagian’ . ( HR. Bukhari-Muslim) .
5. Hadits shahih riwayat Muslim dari Auf bin Malik Al-asyja’ i :
yang Artinya : Dari Auf bin Malik Al-asyja’ i, ia berkata : ‘ Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyah, dan kami bertanya : wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu ? ’
Rasulullah saw bersabda : ‘ Perlihatkan kepadaku ruqyah Kalian, tidak apa-apa dengan ruqyah jika tidak ada unsur syiriknya’ . ( HR. Muslim) .
6. Hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim dari Ummu Salamah: yang Artinya : Dari Ummu Salamah ra, bahwa Nabi saw pernah melihat di rumahnya seorang anak wanita yang di wajahnya ada ‘ gangguan mata’ , lalu Nabi saw bersabda : ‘ Bacakanlah ruqyah untuknya karena dia kena gangguan mata’ .( HR. Bukhari-Muslim) .
7. Tafsir Alquran Aisar Attafasir oleh Syaikh Abu Bakr Jabir Aljazairiy :yang Artinya : Sesungguhnya ketika Lubaid bin Mi’ sham seorang Yahudi di Madinah menyihir Nabi saw maka Allah menurunkan Almu’ awwidzatain kemudin malaikat Jibril meruqyah Nabi saw dengan Almu’ awwidzatain sehingga Allah SWT  menyembuhkannya. ( Aisar Attafasir juz 5 hal. 630) .
JENIS PENYAKIT YANG DAPAT DIRUQYAH
Pada dasarnya setiap jenis penyakit dapat diruqyah dan sembuh dengan izin Allah, baik penyakit fisik maupun non fisik, medis maupun non medis, juga gangguan jin dan sihir, serta gangguan mental kejiwaan, karena pada hakekatnya yang menyembuhkan segala jenis penyakit adalah Allah. Allah berfirman dalan surat 26 Assyu’ ara’ : 80 :
yang Artinya :" Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku" ( Assyu’ ara’ : 80) . Rasulullah saw pernah meruqyah seorang anak yang terkena gangguan jiwa ( gila) , beliau menggertak jin yang berada dalam tubuh anak tersebut, ‘ Keluarlah hai musuh Allah, aku adalah utusan Allah’ , kemudian anak itupun sembuh dengan izin Allah ( HR. Ahmad) . Rasulullah juga pernah meruqyah sahabatnya yang bernama Utsman bin Abil ‘ ash yang mengalami gangguan sering lupa jumlah rakaat shalat ketika dia ditugaskan di Thaif. Ia menemui Rasulullah di Madinah dan menceritakan masalahnya. Maka Rasulullah bersabda : ‘ Itu adalah gangguan syetan, mendekatlah’ , saat ia mendekat dan duduk di atas kedua kakinya sendiri, Rasulullah memukul dadanya dengan tangannya serta meludahi mulutnya seraya membentak : ‘ Keluarlah hai musuh Allah ! ’ , Beliau mengulangi sampai tiga kali, kemudian bersabda : ‘ Lanjutkan tugasmu ! ’ , kemudian Utsman berkata : ‘ Demi Allah, setelah itu saya tidak pernah terkena gangguan lagi’ . ( HSR. Ibnu Majah) .
Malaikat Jibril pernah meruqyah Rasulullah saw, seperti yang diceritakan oleh Aisyah ra, Rasululah bila merasa sakit, datanglah Jibril meruqyahnya dengan doa ( yang artinya ) : Dengan nama Allah yang membebaskanmu, menyembuhkanmu dari berbagai penyakit, dan dari kejahatan orang yang dengki, dan dari kejahatan pemilik pandangan yang berbahaya. ( HSR. Muslim) . Abu Said Alkhudri ra berkata bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw dan berkata : ‘ Ya Rasulullah, saya merasa sakit di dada saya’ , Rasul menjawab : ‘ Bacakanlah Alquran’ ( HR. Ibnu Murdawih) . Rasul juga bersabda : ‘ Hendaklah kamu memakai dua alat penyembuh, madu dan Alquran’ ( HR. Ibnu Majah) . Rasulullah bersabda kepada seseorang yang merasa sakit pada badannya : ‘ Letakkan tanganmu di atas yang sakit dari badanmu, lalu bacalah basmalah tiga kali, dan bacalah tujuh kali : Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari kejahatan yang saya temui dan yang saya takuti’ . ( HSR. Muslim) .
Di samping itu ruqyah juga bermanfaat bagi orang sehat dengan izin Allah sebagai perlindungan dan penjagaan dari berbagai mara bahaya dan penyakit. Rasulullah pernah meruqyah kedua cucunya, Hasan dan Husain padahal keduanya sehat-sehat saja, diceritakan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah meruqyah kedua cucunya itu dengan doa :
yang Artinya : Saya perlindungkan Kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari ( kejahatan) syetan dan binatang berbisa, serta dari pandangan yang menimpa. ( HR. Bukhari) .
Lebih dari itu ruqyah syar’ iyyah juga bermanfaat untuk membentengi rumah dan tempat-tempat tertentu dari gangguan dan kehadiran syetan. Abu Hurairah berkata bahwa Nabi saw telah bersabda : ‘ Janganlah Kalian jadikan rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya syetan lari dan kabur dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Albaqarah’ . ( HSR. Muslim) .
SYARAT SYARAT PERUQYAH
Tidak setiap orang dapat menjadi peruqyah, terutama terhadap penyakit-penyakit karena gangguan jin, sihir dan sejenisnya. Dalam hal ini seorang peruqyah pada hakikatnya sedang menghadapi sebuah alam lain, yaitu roh-roh yang berbeda tabiatnya dengan alam manusia, yakni alam jin. Oleh karena itu seorang peruqyah harus memiliki sejumlah sifat sebagai berikut :
1. Memiliki salimul aqidah, yakni aqidah yang lurus, benar dan bersih dari syirik seperti aqidah generasi salafussalih.
2. Merealisasikan tauhid yang murni dalam ucapan dan perbuatan.
3. Meyakini bahwa Alquran dan doa-doa ma’ tsur yang dibaca berpengaruh bagi jin dan syetan dengan izin Allah.
4. Menjauhi hal-hal yang diharamkan, sedapat mungkin juga menjauhi hal-hal yang makruh karena hal itu dapat menjadi pintu masuk syetan untuk mengganggu manusia.
5. Mendukung dan melaksanakan berbagai ketaatan kepada Allah dan RasulNya, karena hal ini merupakan bagian senjata untuk mengalahkan syetan.
6. Mengetahui hal ihwal penyakit, terutama penyakit-penyakit karena gangguan jin dan sihir, mengetahui hal ihwal jin dan syetan, mengetahui pintu-pintu masuknya syetan kedalam tubuh dan jiwa manusia.
7. Membentengi diri dengan taqwa kepada Allah, taat kepada Allah dan RasulNya, selalu berdzikir dan berdoa, shalat berjamaah, shalat-shalat sunnah dan qiyamullail, dzikir pagi dan petang, membaca Alquran tiap hari, doa hendak tidur dan bangun tidur, doa masuk rumah dan keluar rumah, doa safar, doa masuk dan keluar masjid, doa waktu mendengar kokok ayam dan suara keledai, doa masuk dan keluar kamar mandi, doa sebelum dan sesudah makan, doa melihat bulan purnama, doa naik kendaraan, puasa-puasa sunnah, dan sebagainya
CARA MERUQYAH
1. Persiapan.
- Membersihkan tempat ruqyah dari barang najis, tumbal, jimat, gambar, musik, alat musik, laki-laki memakai emas, perempuan tidak menutup aurat, dan pelanggaran syariat lainnya.
- Membersihkan penderita dari tumbal, penangkal, atau jimat yang dikenakannya.
- Memberi pelajaran aqidah kepada penderita dan keluarganya hingga menghapuskan ketergantungan hati kepada selain Allah.
- Menjelaskan tentang ruqyah syar’ iyyah dan perbedaannya dari ruqyah syirkiyyah.
- Mendiagnosis penderita dengan beberapa pertanyaan terkait penyakitnya, hal-hal yg dialami ketika tidur dan jaga, tentang mimpinya dan keluhan lainnya.
- Meminta penderita berwudu, menutup aurat, kalau pendrita wanita wajib disertai muhrimnya dan tidak menyentuh langsung.
- Berdoa kepada Allah agar membantu dan menolong menyembuhkan penderita.
2. Pengobatan.
- Membacakan ayat-ayat Alquran atau doa-doa ma’ tsur di depan penderita dengan suara nyaring dan tartil.
- Kalau penyakitnya karena gangguan jin atau sihir biasanya akan timbul reaksi tertentu atau jin di dalam tubuh penderita akan berbicara.
- Jangan terlalu banyak berbicara dengan jin, karena mereka suka berdusta. Bicaralah seperlunya dan nasehatilah jin itu, ajaklah masuk Islam, tuntun mengucapkan kalimat syahadat, suruh belajar Islam kepada jin muslim, dan perintahkan segera keluar dan tidak kembali lagi untuk selamanya.
- Kalau jin itu membangkang, bacakanlah lagi Alquran, insya Allah jin-jin itu akan tersiksa, panas, bahkan terbakar atau keluar dengan segera.
- Jika penyakitnya bukan gangguan jin, maka tidak akan terjadi reaksi tertentu, tetapi dengan izin Allah dan pertolonganNya penderita akan sembuh, insya Allah
3. Selesai Pengobatan.
Penderita yang telah sembuh, hendaknya :
- Menjaga shalat berjamaah.
- Tidak mendengarkan lagu dan musik.
- Berwudhu dan membaca ayat kursi sebelum tidur.
- Berbusana muslim ( menutup aurat) dalam kesehariannya.
- Membaca basmalah setiap mengawali melakukan sesuatu aktivitas.
- Tidak tidur sendirian.
RUQYAH YANG DILARANG
Berikut ini tatacara ruqyah yang mengandung kesyirikan dan tidak sesuai syariat Islam.
 Rasulullah bersabda :
yang Artinya : Sesungguhnya ruqyah ( mantra) , tamimah ( jimat) , dan tiwalah ( pelet) adalah kemusyrikan ( HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Alhakim) .
Beliau saw juga menyatakan :
yang Artinya : Dari Imran berkata, Rasulullah saw bersabda : ‘ Akan masuk surga dari umatku 70 ribu tanpa hisab’ , sahabat bertanya : ‘ Siapa mereka wahai Rasulullah ? Rasulullah saw bersabda : ’ Mereka adalah orang yang tidak berobat dengan kay ( besi  panas yang ditempelkan) , tidak tathayyur ( meramal nasib dengan burung) , dan tidak minta diruqyah’ . ( HSR. Bukhari-Muslim) .
Para ulama’ banyak membicarakan hadits ini, diantaranya yang terkait dengan ruqyah. Mereka sepakat ruqyah ada unsur kemusyrikannya adalah HARAM. dan mereka membolehkan ruqyah syar’ iyyah yaitu membacakan ayat-ayat Alquran dan doa-doa yang ma’ tsur untuk penjagaan dan penyembuhan, termasuk mengambil upah dari meruqyah. Terkait dengan masalah ini Rasulullah saw pernah bersabda kepada paman Kharijah bin Ash-Shalt Attamimi yang telah sukses meruqyah orang gila, lalu diberi imbalan 100 ekor kambing, ‘ Ambillah imbalan itu, demi Allah ada orang yang mengambil hasil ruqyah yang bathil, sedangkan Kamu sekarang makan dari imbalan ruqyah yang haq’ . ( HSR. Abu Dawud) .
Beberapa cara meruqyah yang tidak sesuai dengan syariah antara lain :
1. Meminta bantuan jin, memenuhi permintaannya atau bersumpah atas nama jin.
2. Ruqyah yang dilakukan oleh tukang sihir.
3. Bersandar kepada ruqyah, bukan kepada Allah.
4. Mencampur aduk bacaan Alquran dengan mantra-mantra.
5. Menggunakan sesajen, tumbal atau alat yang mengarah pada syirik dan bid’ ah.
6. Memenjarakan jin dan menyiksanya.